ADMINISTRASI SISTEM LINUX

 rangkuman materi pert. 13

ADMINISTRASI SISTEM LINUX

Saat menggunakan sistem operasi linux, hal yang sangat penting dilakukan adalah memahami dan mengatur hal perizinan file/hak akses yang ada di linux . linux mempunyai peraturan yang ketat akan hak akses, untuk mengakses file/directory, pengguna harus diberikan hak akses untuk mengakses file atau directory tersebut.

·         Linux File Permission

1.      Memahami Kepemilikan File

File atau hak akses yang ada di file/direktori dibagi menjadi 3, yaitu :

-     User : username dari orang yang memiliki file tersebut.

-     Group : group user/kelompok yang memiliki file tersebut.

-     Other : Seorang pengguna yang bukan pemilik file tersebut dan tidak termasuk dalam kelompok yang sama.

2.      Memahami Permission File

Ada 3 jenis izin akses di Linux, yaitu :

-     Read (r) : read berarti file dapat dibuka dan dibaca.

-     Write (w) : dapat memodifikasi file, alias menulis data baru ke file.

-     Execute (x) : dalam kasus sebuah file biasanya dapat menjalankan file sebagai program atau shell script.

3.      Melihat Hak Akses File

Untuk melihat hak akses file dapat menggunakan perintah ls –l, maka akan muncul sederet daftar direktori yang terbagi menjadi beberapa kolom.

-     Kolom pertama : menunjukkan jenis file dan perizinan.

-     Kolom kedua : menunjukkan jumlah link.

-     Kolom ketiga : menunjukkan pemilik file.

-     Kolom keempat : menunjukkan kelompok pemilik file.

-     Kolom lain : menunjukkan ukuran file dalam byte, tanggal dan waktu, modifikasi terakhir, dan nama file.

Ø  Karakter pertama menunjukkan :

a)      d = directory

b)      - = regular file

c)      1 = symbolic link

d)      S = Unix domain socket

e)      P = named pipe

f)       C = Character device file

g)      B = block device file

Kemudian, 9 karakter berikutnya menyatakan perizinan. Dibagi menjadi 3 grup, tiap grup 3 karakter mewakili : read, write, dan execute. Tiga grup disini ada user, group, dan other.

Ø  Note : - = no permission.

4.      Mengatur Hak Akses

Untuk mengatur hak akses file digunakan perintah chmod. Ada dua format merubah ijin akses di system operasi linux.

-     Menggunakan Format/Mode Angka.

-     Menggunakan Format/Mode Huruf/Simbol.

 

·         Linux File Permission dengan Metode Angka

Dalam mode numeric, hak akses file tidak diwakili oleh karakter. Sebaliknya, 4 = diwakili oleh tiga digit nomor octal.

-           4 = read (r)

-           2 = write (w)

-           1 = execute (x)

-           0 = tidak ada izin (-)

Untuk mendapatkan bit permission dapat menjumlahkan angka yang sesuai dengan hak aksesnya.

Contohnya :

a)      rwx adalah 4+2+1 = 7

r = 4

w = 2

x = 1

b)      rx adalah 4+1 = 5

c)      rw adalah 4+2 = 6

d)      wx adalah 2+1 = 3

Untuk melihat semua kelompok dapat melihat contoh di bawah ini:

$chmod 777 file Perintah di atas akan mengubah hak akses contoh file menjadi rwxrwxrwx. Pemilik akan memiliki hak akses penuh, yaitu :

READ, WRITE, dan EXECUTE (4 + 2 + 1 = 7), group dan yang lain akan memiliki hak akses yang sama.

 

·         Linux File Permission dengan Metode Huruf

Pada metode huruf ini sintaknya diwakili oleh huruf-huruf yang menerangkan tentang hak akses dan pemilik file tersebut.

Huruf-huruf yang dipakai yaitu :

-           r = menyimbolkan read/baca

-           w = write/tulis

-           x = execute/eksekusi

-           u = user/pemilik file

-           g = group

-           o = other/user lain selain pemilik file dan group

Untuk mengatur ijin akses menggunakan format huruf, sistem administrator harus paham ijin akses sebelumnya dan ijin akses perubahannya. Huruf symbol yang ada adalah :

-           (+) menambahkan izin

-           (-) hapus, menghapus izin sebelumnya

Contoh  :

Ø  $chmod u+w file berarti mengatur izin akses file dengan menambahkan hak akses write kepada user.

Ø  $chmod g-x berarti mengatur izin akses file dengan mengurangi hak akses execute kepada group.

Ø  $chmod ug-r file berarti mengatur izin akses file dengan mengurangi hak akses read kepada user dan group.

Jika pada numeric mode menggunakan angka- angka, maka pada symbolic mode mempergunakan huruf yang bisa dikombinasikan. Alhasil perintahnya lebih mudah untuk dimengerti. Operator yang digunakan :

+ menambah hak akses

- membuang hak akses

= equal

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

INTER-VLAN ROUTING