DISTRO LINUX
Rangkuman materi pert. ke-10
DISTRO LINUX
Sistem Operasi
·
Pengertian Sistem Operasi
Sistem operasi adalah program
yang bertindak sebagai perantara antara user dan aplikasi dengan hardware. Sebagai
program pengendali, yaitu program yang digunakan untuk mengontrol program yang
lain. Sistem operasi ada yang berbayar dan gratis, Sistem operasi original atau
langsung dari hak pencipta yang menjual sofware ini, dan mendapatkan cd atau
dvd yang asli berikut kode aktivasi. Sedangkan yang gratis adalah software yang
disebarluaskan dengan Lisensi Freeware dimana kita dapat menggunakannya
dengan bebas dan tak perlu membayar lisensi kepada orang yang memegang hak
cipta dari software itu sendiri. Contoh sistem operasi windows berbayar seperti
: Windows 7, Windows server 2012, Windows server 2008, dll.
·
Jenis Sistem Operasi (Lisensi)
1. Open Source, Software yang source codenya terbuka dan didistribusikan
dalam suatu format lisensi yang memungkinkan pihak lain secara bebas
memperbanyak dan memodifikasi informasi didalamnya. Jenis lisensi open source
software: GNU General Public License (GPL), Apache License, BSD license, MIT
License, Mozilla Public License.
2. Closed Source, Software yang source codenya tertutup dan didistribusikan
dengan suatu format lisensi yang membatasi pihak lain untuk menggunakan, memperbanyak
dan memodifikasi. Lisensi closed software memungkinkan orang lain menggunakan
software yang kita buat dengan diikuti penyerahan royalti ke pemilik hak ciptanya.
Sistem Operasi Linux
·
Sejarah Linux
Linux merupakan Sistem Operasi
turunan keluarga Sistem Operasi UNIX. Dibuat Tahun 1991 oleh Linus Torvalds seorang
mahasiswa dari Universitas Helsinki, Finlandia. Linux selain digunakan untuk
jaringan dan pengembangan software saat ini mulai digunakan untuk keperluan
sehari-hari.
·
Linux
Sistem linux merupakan sistem
yang terpisah-pisah (Kernel dan aplikasi/pustaka dari komunitas Free Software),
Dalam OS Linux di kenal istilah distro. Distro kependekan dari distribusi.Distro
merupakan sebutan untuk sistem operasi linux dan aplikasinya, Dalam sebuah
distro berisi bundel dari kernel linux, beserta sistem dasar linux, program instalasi,
tools basic, dan program-program lain yang bermanfaat sesuai dengan tujuan
pembuat distro.
·
Distro Linux
Untuk mengetahui berbagai macam
distro dapat dilihat di alamat http://kambing.ui.ac.id/iso/
- Redhat : distribusi yang
paling popular. RedHat merupakan distribusi pertama yang instalasi dan pengoperasiannya
mudah. Redhat sekarang berganti nama menjadi RHEL.
- Debian : distribusi yang
mengutamakan kestabilan dan kehandalan, meskipun mengorbankan aspek kemudahan
dan kemutakhiran program. Debian menggunakan .deb dalam paket instalasi
programnya.
- Ubuntu : dibuat oleh perusahaan
canonical pada tahun 2004. Ubuntu merupakan distribusi linux yang diturunkan
dari distribusi debian.
Kategori Linux
1. Sistem Manajemen Paket
- Berbasis rpm, RPM
adalah singkatan dari Redhat Packet Manager. RPM sampai saat ini dipakai
sebagai standard industri yang menggunakan OS linux. pertama kali diperkenalkan
oleh Red Hat corp. Cara instalasi dapat menggunakan program yang dinamakan YUM
(YellowDog Update Manager), atau RPM. Distro–distro yang menggunakan basis ini
contohnya adalah Fedora Core, OpenSuse, Mandriva, IGOS Nusantara, dan CentOS.
- Berbasis deb, Debian
salah satu paket manager yang memiliki basis komunitas yang sangat kuat, hal
ini dapat dilihat ketika akhirnya para programmer debian memutuskan membuang
mozilla firefox dalam distribusi nya dan mengganti dengan IceWeasel. Distro–distro
dibawah debian berkembang lebih cepat dibanding distribusi lainnya. Cara
instalasi nya dapat menggunakan program apt (advanced package tools). Distro
yang menggunakan paket ini adalah debian, ubuntu, freespire, Simply MEPIS,
Knoppix, Linux Mint.
- Berbasis tgz, Slackware
adalah distribusi bersejarah, karena sangat susah untuk dipelajari. Karena
untuk menginstall suatu program anda harus mulai dari nol mulai dari
mengekstract, kemudian mengcompile, dan mengetes apakah bisa berjalan atau
tidak. Sebenarnya juga ada tools nya yaitu dpkg-tools. distro yang berada
dibawah ini adalah Slackware, zenwalk, vector 5.8, LiGOS.
2. Cara Penggunaan nya
Cara penggunaan nya ada dua
yaitu : Live CD, dan Install CD.
- Live CD, Live CD sangat
menarik, karena pada intinya dengan live cd user dapat menjalankan sistem
operasi yang lengkap tanpa menginstall ke dalam hardisk. Prinsip kerjanya
adalah sistem operasi akan membentuk suatu image kedalam hardisk kemudian
apabila anda men-shutdown OS tersebut maka image yang terbentuk akan dihapus. Dengan
live cd user tidak perlu kawatir kehilangan OS lama. Contoh live CD yaitu :
Ubuntu 6.10, Simply MEPIS 6.0, Freespire 1.13, Knoppix 5.1.1, Xubuntu 6.10,
Damn Small Linux, dsb.
- Install CD, install CD,
adalah distro linux tersebut harus diinstall terlebih dahulu baru kemudian anda
dapat menggunakan distro tersebut. Distro-distro yang termasuk install CD
dibagi lagi menjadi dua bagian yang besar. Terdiri dari 1 CD Instalasi, dan
lebih dari 1 CD Instalasi. Contoh > 1 CD : Fedora Core 6 (6 CD), Open Suse (6
CD), Mandriva 2007 (4 CD), Slackware (3 CD), Debian Etch (22 CD).
3. Bagian Sistem Operasi Linux
Sistem Operasi Linux terdiri
dari kernel, program sistem dan beberapa program aplikasi Program sistem dan
semua program-program lainnya yang berjalan di atas kernel disebut user mode. Perbedaan
mendasar antara program sistem dan program aplikasi adalah program sistem
dibutuhkan agar suatu sistem operasi dapat berjalan sedangkan program aplikasi adalah
program yang dibutuhkan untuk menjalankan suatu aplikasi tertentu.
- Kernel Linux, Kernel
merupakan inti dari sistem operasi yang mengatur penggunaan memori, piranti
masukan keluaran, proses-proses, pemakaian file pada file system dan lain-lain.
terdiri dari beberapa bagian penting, seperti : manajemen proses, manajemen
memori, hardware device drivers, file system drivers, manajemen jaringan dan
lain-lain Bagian yang terpenting ialah manajemen proses dan manajemen memori.
Manajemen memori menangani daerah pemakaian memori, daerah swap, bagian-bagian
kernel dan untuk buffer cache.
·
Karakteristik Sistem
Operasi Linux
1. Open Source, memberi kesempatan kepada penggunanya untuk melihat
program asal, dan atau mengubahnya sesuai keperluan tanpa terkena sanksi
property right di bawah lisensi GNU.
2. Freeware, memungkinkan seorang secara pribadi, beberapa orang
maupun instansi untuk memakai dan menyebarkannya tanpa dituntut royalty oleh
penciptanya.
3. Kebal virus, hal ini dikarenakan Linux adalah sistem operasi
terbuka, sehingga rasa kebersamaan yang ditimbulkannya membuat Linux adalah
milik setiap orang, bukan hanya milik pembuat atau pengembangnya saja.
4. Multi User, dapat digunakan oleh lebih dari orang program yang
sama atau berbeda dari satu mesin yang sama, pada saat bersamaan, di terminal
yang sama atau berbeda.
5. Multitasking,
memungkinkan user mengakses data, atau mengeksekusi suatu program secara
bersama-sama pada konsol yang berbeda tanpa takut terjadi stack atau hang pada
sistem operasi.
·
Instalasi Linux
1. Mengetahui Spesifikasi Hardware, Pada bagian ini, harus
mengetahui dan mengerti spesifikasi teknis dari device yang terdapat pada komputer
anda, hal ini mencakup : Mouse, Keyboard, Graphic Card, dll.
2. Alokasi ruang harddisk.
3. Pemilihan paket software.
4. Proses instalasi.
Remastering Sistem Operasi Linux
·
Remastering
Remastering distro linux
merupakan proses membuat sebuah distro linux baru dari distro linux yang sudah
ada. Suatu teknik mengubah, menambah, menghapus paket aplikasi yang berada pada
suatu sistem operasi. Atau menentukkan suatu paket aplikasi yang akan digunakan
oleh suatu sistem operasi, lalu membuat baru nama dari sistem operasi tersebut,
kemudian di backup dan di jadikan sistem operasi yang baru. Hasil remastering
linux mirip dengan linux induk namun telah mengalami beberapa modifikasi yang
membuatnya berbeda dibanding dengan linux induk. Misalnya tema tampilan,
paketan aplikasi yang sudah dipaketkan dengan distro linux yang dibuat dll.
Hasil remastering linux adalah
linux yang mirip dengan linux induk namun telah mengalami beberapa modifikasi
yang membuatnya berbeda dibandingkan dengan linux induk, misal tema tampilan,
perangkat lunak yang terbundel dengannya dan sebagainya.
Contoh hasil dari remastering
linux ubuntu adalah OSGX yang beberapa waktu lalu mendapat peringkat 2 pada
lomba penelitian tingkat himpunan yang diselenggarakan oleh Tanoto Foundation.
·
Tujuan Remastering
Tujuan dari remastering linux
adalah linux induk yang ada belum bisa memenuhi kebutuhan penggunanya. Proses
remastering ini membuat usaha tersebut tidak perlu dilakukan karena proses
intalasi telah dilakukan oleh pengembang. Jikalau bisa memenuhi, diperlukan
suatu proses atau usaha misalkan menginstall aplikasi-aplikasi yang diperlukan.
Sebagai contoh adalah OSGX. OSGX dirancang dan dibuat berdasar analisis tentang
perangkat lunak yang diperlukan selama belajar di ITB. OSGX diharapkan
kebutuhan aplikasi mahasiswa ITB bisa terpenuhi dengan sekali proses instalasi.
Komentar
Posting Komentar