MANAJEMEN FILE DAN DIREKTORI

 Rangkuman materi pert. ke-9

MANAJEMEN FILE DAN DIREKTORI

1.    MANAJEMEN FILE

Merupakan metode dan struktur data yang digunakan sistem operasi untuk mengatur dan mengorganisir file pada disk atau partisi. Sistem file ini berfungsi untuk menyimpan file-file tertentu. Cara memasukan sistem file ke disk /partisi dengan cara di format, baru selanjutnya data-data sistem operasi akan disimpan di drive tersebut.

·         Manfaat Manajemen File

Mengurangi resiko kehilangan file, yang disebabkan :

-       Terhapus, baik disengaja maupun tidak.

-       Tertimpa file baru.

-       Tersimpan dimana saja.

 

·         Sasaran Manajemen File

-       Memenuhi kebutuhan manajemen data pemakai.

-       Menyediakan dukungan masukan/keluaran di sistem multiuser.

-       Menjamin data pada file adalah valid.

-       Menyediakan sekumpulan rutin interface masukan/keluaran.

-       Meminimalkan potensi kehilangan atau kerusakan data.

-       Menyediakan penunjang masukan/keluaran beragama tipe penyimpanan dan yang terakhir Optimasi kerja.

·         Fungsi Manajemen File

-       Membuat, modifikasi, dan penghapusan file.

-       Mekanisme pemakaian file bersama/sharing. Menyediakan beragam tipe pengaksesan terkendali, seperti :

1)    Read acces (pengendalian terhadap akses membaca).

2)    Write access (pengendalian terhadap akses memodifikasi).

3)    Execute access (pengendalian terhadap akses menjalankan program).

-       Kemampuan backup dan recovery (fungsi recovery untuk mengakumudir kesalahan yang ada di sistem yang sekarang).

-       Informasi tersimpan aman dan rahasia.

-       Menyediakan interface user-friendly.

 

2.    FILE SISTEM

File sistem atau Sistem berkas merupakan metode penyimpanan file pada komputer atau media penyimpanan komputer dalam mengatur lokasi file tersebut. Struktur logika yang digunakan untuk mengendalikan akses terhadap data yang ada pada disk. File Sistem terbagi menjadi 2 bagian, yaitu :

1)    Kumpulan file yang masing-masing menyimpan data yang berhubungan.

2)    Struktur direktori yang mengorganisasi dan menyediakan informasi mengenai seluruh file dalam sistem.

-       Fungsi File Sistem

1)    Memberi nama pada file dan meletakannya pada media penyimpanan.

2)    Sebagai konversi penamaan file dan peletakkan file pada struktur direktori.

3)    Semua sistem operasi memiliki file sistemnya sendiri untuk meletakkan file dalam sebuah struktur hirarki.

-       Hubungan File Sistem dengan Sistem Operasi

File sistem merupakan interface yang menghubungkan sistem operasi dan disk. Ketika program menginginkan pembacaan dari hard disk/media penyimpanan lainnya, sistem operasi akan meminta file sistem untuk membuka file yang diminta tersebut. File sistem akan mencari lokasi dari file yang diinginkan. Setelah file itu ditemukan file sistem akan membaca file tersebut, kemudian mengrimkan informasinya kepada sistem operasi dan akhirnya bisa dibaca. Contoh : Melakukan pencarian data-data yang ingin kita cari, kita bisa melakukan pencarian berdasarkan nama atau ekstensinya.

·         File Sistem Windows

File Sistem di wimdows terbagi menjadi 2, yaitu :

1)    FAT (File Allocation Table)

Merupakan sebuah file sistem yang menggunakan struktur table alokasi berkas sebagai cara dirinya beroperasi. Ada beberapa versi FAT yang ada hingga saat ini, diantaranya : FAT 12, FAT 16 FAT 32, exFAT.

2)    NTFS (New Technology File System)

Merupakan file sistem yang memiliki sebuah desain sederhana namun memiliki kemampuan yang lebih baik dibandingkan FAT File Sistem. NTFS pertama kali dikenalkan Microsoft pada sistem operasi Windows NT dan mendukung sistem operasi terbaru yaitu windows 7, 8, dan 10. NTFS terdapat beberapa versi diantaranya : NTFS versi 1.0, versi 1.1, 1.2, 2.0, 3.0, 3.1.

Keunggulannya adalah : Dapat mengatur kuota volume untuk setiap pengguna, mendukung sistem berkas terenkripsi, mendukung kompresi data yang transparan.

- Contoh FAT dan NTFS



 

·         File Sistem Linux

File Sistem di Linux terbagi menjadi beberapa bagian, diantaranya :

Second Extended, Third Extended File System, Fourth Extended File System. File system Linux mempunyai File System Hierarchy (FHS). Terbagi menjadi 16. Contohnya : /bin/, /root/, /dev/, /mnt/,/var/,/opt/, dan sebagainya.



-       Direktori penting pada File Sistem Linux

1)    / = Direktori root. Paling dasar yang berisi seluruh direktori lainnya.

2)    /home = Yang berisi home untuk user.

3)    /bin = Singkatan dari binary, berisi aplikasi/program dasar linux.

4)    /dev = Berisi file yang digunakan untuk berhubungan dengan peranti keluaran, seperti CD-ROM, Floppy-Disk,dll

5)    /sbin = Berisi file sistem yang dijalankan secara otomatis oleh linux.

6) /etc = Berisi banyak file konfigurasi berupa teks untuk mengubah konfigurasi sistem.

7) /boot = Berisi file-file yang digunakan untuk booting linux termasuk kernel image.

8) /lib = Berisi file-file library yang digunakan untuk mendukung kerja kernel linux.

9) /mnt = Direktori khusus yang disediakan untuk mengaitkan device disk strorage ke sistem dalam bentuk direktori.

10) /proc = Berisi file sistem khusus yang menunjukan data-data kernel setiap saat.

11) /tmp = Berisi file-file sementara yang dibutuhkan sebuah aplikasi yang sedang berjalan.

12) /var = Berisi file-file log, mailbox, dan data-data aplikasi.

13) /usr/bin = Berisi program-program yang banyak digunakan oleh user.

14) /var/spool = Berisi beberapa subdirektori : Mail yang menampung file surat/mail, Spool untuk menampung file yang akan dicetak, Uucp untuk menampung file yang disalin dari mesin linux lain.

15) /usr = Berisi sejumlah direktori yang berisi program yang lazim, yaitu : Docs, Man, dan Games. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

INTER-VLAN ROUTING